Wednesday, April 15Top Banten - Rujukan Paling Top Warga Banten
Shadow

Harunya Perpisahan Sekolah Insan Cita Serang, Momentum Penuh Kenangan dan Harapan

Serang, 14 Juni 2025 – Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti acara perpisahan yang digelar oleh Sekolah SMPIT Insan Cita Serang pada Sabtu (14/6). Bertempat di Gedung Aula Serba Guna DPRD Provinsi Banten, acara ini menjadi momen tak terlupakan bagi para siswa kelas IX yang resmi menuntaskan masa belajar mereka di sekolah tersebut.

Dengan jargon Haflatut Takhorruj  ke VIII, perpisahan tahun ini tak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga perayaan atas perjuangan dan pencapaian para siswa selama menempuh pendidikan di Sekolah Insan Cita Serang.

Acara ini turut dihadiri oleh Gembong R Sumedi selaku anggota DPRD Provinsi Banten, pengurus yayasan, kepala sekolah, jajaran guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta para alumni.

Acara dibuka dengan penampilan tim marawis dan tari saman yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Yayasan, KH Sudarman LC, yang menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan penuh semangat dan dedikasi.

“Satu kemulian yang luar biasa, bisa melihat para santri menutut ilmu di jenjang yang lebih tinggi, harus diingat bahwa salah satu hal yang dapat membuat seorang muslim mudah kehilangan ilmunya adalah perbuatan maksiat”, pesannya.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan mengesankan. Mulai dari persembahan tari tradisional, tasmi Al Quran, penampilan aktraksi siswa, pembacaan ikrar alumni, hingga pemutaran video kreasi kenangan selama masa sekolah.

Suasana pun menjadi haru ketika satu per satu siswa menyampaikan setangkai bunga dipersambahkan kepada orang tua masing – masing.

Tak ketinggalan, prosesi penyematan selendang serta penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi menjadi salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu.

Untuk penghargaan siswa terbaik di bidang akademik diraih oleh Nadhifah Alifatunnisa, terbaik di bidang Ulumul Syar’I diraih oleh Khaerul Azzam, terbaik di bidang tahfidz adalah Muhammad Ilham, sedangkan santri terbaik diraih oleh Wardah Istiqomah Ramadhani.

Beberapa siswa bahkan tampak tak kuasa menahan tangis saat berjabat tangan dan berpelukan dengan guru-guru mereka.

Sebagai penutup, seluruh siswa dan guru melakukan foto bersama sebagai kenang kenangan dalam acara pelepasan.

Perpisahan ini menjadi bukti bahwa Insan Cita Serang tak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga membentuk karakter dan membangun kedekatan emosional yang kuat antara guru dan murid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *