Monday, April 13Top Banten - Rujukan Paling Top Warga Banten
Shadow

Top Opini

Delusi Spritual Bukan Capaian Ibadah Puasa

Delusi Spritual Bukan Capaian Ibadah Puasa

Top Opini
Oleh : Muhamad Afif (Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten) “Katakanlah: “Maukah kalian Kami beritahu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan-Nya. Maka terhapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian pun bagi (amalan) mereka pada Hari Kiamat nanti.” (QS. 18: 103-105) Delusi adalah gangguan persepsi atau penilaian jiwa atas keadaan dirinya yang tidak sesuai dengan kenyataan tetapi itu diyakini sebagai kenyataan atau kebenaran. Sedangkan ilusi adalah kekeliruan indera dalam mengenali ob...
Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan Di Indonesia: Potret Harmoni Islam Dengan Budaya Lokal

Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan Di Indonesia: Potret Harmoni Islam Dengan Budaya Lokal

Top Opini
Oleh : Dr. Muhamad Afif, Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Bulan Ramadhan termasuk bulan suci dalam agama Islam. Kesucian bulan Ramadhan ini terkait dengan diturunkannya Alquran di bulan ini seperti yang dijelaskan QS. 2: 185 dan diwajibkannya menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan sesuai dengan keterangan QS. 2: 183-184. Selain bulan suci, bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang istimewa dan utama bagi umat Islam. Keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadhan ini selain di dalamnya diturunkan Alquran dan diwajibkannya menjalankan ibadah puasa, juga ada beberapa keistimewaan dan keutamaan lainnya. Di antara keistimewaan dan keutamaan bulan Ramadhan adalah pada bulan ini pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup serta setan dirantai. Hal ini sesuai dengan keteranga...
KUHP BARU, DIAM-DIAM MENGATUR BANYAK HAL. WARGA HARUS TAHU!

KUHP BARU, DIAM-DIAM MENGATUR BANYAK HAL. WARGA HARUS TAHU!

Top Opini
Oleh : Ika Mulyaningsih,SH (Pranata Kerukunan Umat Pada Kemenag Kota Serang) KUHP dan KUHAP baru resmi berlaku 2 Januari 2026. Dibalik pro kontra masyarakat terhadap pembentukan KUHP baru, pada akhirnya Pemerintah secara resmi memberlakukan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 serta Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 pada tanggal 2 Januari 2026. KUHP baru dibuat dan ditandatangani pada tanggal 2 Januari 2023. Diberlakukan secara efektif pada tanggal yang sama 3 tahun kemudian, yaitu 2 Januari 2026, menggantikan KUHP lama peninggalan Kolonial Belanda. Selama masa transisi 3 tahun tersebut, pemerintah melakukan sosialisasi dan pelatihan untuk mempersiapkan pemberlak...
Konsep Toleransi Yang Holistik dan Bermartabat

Konsep Toleransi Yang Holistik dan Bermartabat

Top Opini
Oleh : Dr. Muhamad Afif (Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten) Setiap menjelang perayaan Natal pada akhir bulan Desember selalu muncul ke permukaan persoalan toleransi yang menjadi topik perbincangan publik. Seakan-akan toleransi itu sebagai persoalan baru yang belum dipahami dan dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia terutama oleh umat Islam. Toleransi bagi masyarakat Indonesia terutama bagi umat Islam sudah menjadi praktik sehari-hari sejak ratusan tahun lalu saat awal Islam masuk ke nusantara. Bagi seorang Muslim toleransi itu bukan hal yang asing karena toleransi itu merupakan pesan Ilahi yang dijumpai di dalam kitab suci sebagai ajaran langit yang harus dijalankan oleh  Muslim. Toleransi itu bagi Muslim merupakan masalah teologis bukan sekedar persoalan sosiologis apa...
Pro dan Kontra Natal Lintas Agama

Pro dan Kontra Natal Lintas Agama

Top Opini, Top Tajuk
Oleh: Suaidi (Dosen FH Untrirta Banten) Minggu lalu beredar video berisi  pernyataan  seorang Menteri Kabinet Merah Putih (KMP) menginisiasi untuk melaksanakan natal bersama, dengan dalih bahwa natal intinya adalah menjalin kebersamaan, maka tahun 2026, tahun  pertama kali akan dilaksanakan natal bersama. Pernyataan tersebut menuai asumsi dan pendapat yang beragam, ada yang menyetujui ada juga yang menolak. 1. Bagi yang menyetujui natal bersama Bagi yang menyetujui diadakannya natal bersama (lintas agama/keyakinan) dengan alasan bahwa kebersamaan antar ummat beragama sudah saatnya diinisisa oleh pemerintah, khususnya dalam peringatan-peringatan hari keagaman. Kehadiran pemerintah  di tengah-tengah umat yang berbeda keyakinan sangat dibutuhkan sebagai simbol bahwa negara ...
Mutiara Pesantren Tetap Berkilau di Tengah Riuh Isu Menyambut Hari Santri Nasional 2025

Mutiara Pesantren Tetap Berkilau di Tengah Riuh Isu Menyambut Hari Santri Nasional 2025

Top Opini
Oleh, H. Suaidi.* Pesantren Salaf atau Pondok Pesantren Salafiyah adalah sebutan bagi pondok pesantren  yang mengkaji "kitab-kitab kuning". Pesantren salaf identik dengan pesantren tradisional (klasik) yang berbeda dengan pesantren modern dalam hal metode pengajaran dan infrastrukturnya. Di pesantren salaf, hubungan antara Kiyai dengan santri cukup dekat secara emosional. Kiyai terjun langsung dalam menangani para santrinya. Kiyai juga yang memiliki otoritas untuk menyusun kurikulum pembelajaran semuanya dilakukan tanpa jadwal dan perencanaan pembelajaran secara tertulis. Dengan kecerdasan intlektual Kiyai maka tahapan pembelajaran sangat terukur dengan kemampuan para santrinya yang dibuktikan dengan telah mampunya para santri untuk menghafal bidang studi (kitab yang diajarkan...
“Gizi Gratis atau Janji Hampa? Mengawal Masa Depan Anak Indonesia”

“Gizi Gratis atau Janji Hampa? Mengawal Masa Depan Anak Indonesia”

Top Opini
Oleh: Erwin Octavianto (Peneliti Ekonomi Malcon Institute) TOPBANTEN - Dalam beberapa tahun terakhir, isu mengenai gizi anak dan persoalan stunting menjadi salah satu perhatian serius pemerintah Indonesia. Data resmi menunjukkan bahwa angka stunting masih cukup tinggi di berbagai daerah, dan hal ini dianggap sebagai ancaman nyata bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Dari situlah lahir gagasan tentang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai salah satu solusi strategis. Program ini dimaksudkan untuk memberikan akses makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga tidak lagi ada generasi yang terhambat pertumbuhan fisiknya maupun kecerdasan otaknya akibat kekurangan gizi....
Ketika Suara Aspirasi Terbungkam Oleh Vandalisme

Ketika Suara Aspirasi Terbungkam Oleh Vandalisme

Top Opini
Oleh : Jemmy Ibnu Suardi* ​Demonstrasi adalah pilar penting dalam demokrasi. Ia adalah wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi, menuntut keadilan, dan menekan kebijakan yang tidak pro-rakyat. Namun, di balik narasi perjuangan, seringkali kita menyaksikan sebuah ironi yang merusak: aksi perusakan fasilitas publik. ​Ketika demonstrasi yang seharusnya menjadi simbol perlawanan damai berubah menjadi ajang vandalisme, esensi perjuangan itu hilang. Kaca-kaca pecah, rambu jalan tumbang, dan taman kota yang rusak bukan lagi menjadi simbol perlawanan, melainkan cermin dari kegagalan dalam mengendalikan emosi. Vandalisme ini bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga merusak citra perjuangan itu sendiri di mata masyarakat. ​Fasilitas publik, seperti halte bus, tro...
Merawat Kerukunan Umat Beragama di Era Digital : Refleksi Menyambut 80 Tahun Kemerdekaan RI

Merawat Kerukunan Umat Beragama di Era Digital : Refleksi Menyambut 80 Tahun Kemerdekaan RI

Top Opini, Top Tajuk
Oleh: Ika Mulyaningsih* Memasuki usia ke-80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, kita patut bersyukur atas perjalanan panjang bangsa ini menjaga persatuan dalam keberagaman. Sejak proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia telah menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang menjadi fondasi kerukunan antar umat beragama di negeri ini. Namun, tantangan zaman terus berubah, dan kini kita menghadapi era digital yang membawa dinamika baru dalam merawat toleransi dan keharmonisan sosial. Tentu saja, menjaga kerukunan umat di masa awal kemerdekaan dibandingkan dengan masa digitalisasi seperti sekarang ini akan sangat berbeda. Era digital telah membuka ruang partisipasi publik secara masif. Media sosial, platform diskusi daring, dan aplikasi komunikasi menjadi ruang baru untuk berek...
CINTA KARENA KASIHAN

CINTA KARENA KASIHAN

Top Opini, Top Tajuk
Percaya gak cinta diatas cinta itu adalah cinta karena kasihan, itu malah jadi perekat yang paling awet. Disini siapa yang pernah nonton film "tenggelamnya kapal van der wijck" Atau pernah baca novelnya Buya Hamka. Nah disitu ada tuh kutipan yang melegenda : "Dan cinta memiliki banyak pintu, ada dari pintu suka, pintu kasih, ada dari pintu rindu, juga pintu nafsu tetapi yang paling aman dan kekal, yaitu cinta yang terbaik melalui pintu rasa kasihan" Sekalipun hamka tidak memberikan penjelasan secara rinci. Tapi kalimat itu syarat akan makna.Dalam hati…. Kok bisa ya cinta karana kasihan!!! Tapi itu malah jadi yang terbaik. Apa maksud kalimat itu.? Kalo di lihat dari sudut pandang agama jelas dong semua sepakat cinta yang terbaik itu cinta atas dasar sang pencipta. Cinta kepa...