
TOPBANTEN.COM – Hadirnya Lokasi W Super Club Hotman Paris di Makassar ditolak oleh Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Makassar.
Surat penolakan PD Muhammadiyah terhadap hadirnya lokasi W Super Club Hotman Paris ini beredar luas di media social, salah satu yang mengunggah surat penolakan tersebut ialah pendakwah kondang Das’ad Latif melalui akun Instagram pribadinya @dasadlatif1212, Kamis 30 Mei 2024.
Adapun surat penolakan PD Muhammadiyah Makassar itu disampaikan kepada Wali Kota Makassar agar kehadiran W Super Club Hotman Paris tersebut bisa diberhentikan.
BACA JUGA: Kasus Pengacara Pakai Pelat Palsu DPR, Sunan Kalijaga Ungkap Inisial H Bakal Ditahan
Untuk diketahui, W Super Club Hotman Paris telah dibuka atau diresmikan pada Senin 27 Mei 2024 yang lalu.
“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar dengan ini menyatakan menolak dengan keras hadirnya lokasi tersebut sebagai pusat Clubing terbesar di Kota Makassar,” bunyi surat penolakan tersebut yang dikeluarkan pada Rabu 29 Mei 2024.
Tidak sekadar menolak, PD Muhammadiyah Kota Makassar menyampaikan dua alasan berkaitan penolakan tersebut.
BACA JUGA: RESMI! Begini Susunan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024, Lengkap Link Download Logo
PD Muhammadiyah Kota Makassar menganggap, kehadiran pusat clubbing terbesar di Kota Makassar dapat mengundang kemaksiatan dan merusak moral generasi muda.
“Semakin rusaknya moral agama generasi muda kita, sebagaimana Firman Allah: Kemudian datanglah setelah mereka (generasi) pengganti yang mengabaikan salat dan mengikuti hawa nafsu. Mereka kelak akan tersesat (QS Maryam. 19:59).”
“Semakin meluasnya perbuatan dosa dan maksiat yang mengundang turunnya laknat Allah SWT.”
Dengan dua alasan tersebut, PD Muhammadiyah Kota Makassar meminta kepada Wali Kota Makassar untuk mencabut izin operasi W Super Club Hotman Paris tersebut.
“Kepada Bapak Wali Kota Makassar kiranya tidak memberi izin dan menindaklanjuti kepada yang bersangkutan untuk tidak beroperasi di Makassar, demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” bunyi isi surat penolakan.
Sementara itu, Das’ada Latif mendukung apa yang dilakukan PD Muhammadiyah Kota Makassar.
“Mendukung sikap Muhammadiyah, bagaimana dengan warga Makassar?” tulis Das’ad.
Das’ad menyatakan, yang memberi izin operasi W Super Club tersebut akan diminta pertanggungjawaban baik di dunia maupun di akhirat.
“Sangat berani melawan larangan Allah, negeri ya. Ini peringatan khusus berlaku bagi mereka yang masih percaya akhirat dan neraka,” tegasnya.
BACA JUGA: Penangkapan Pegi Alias Perong Ada Kejanggalan? Begini Pengakuan Teman Dekatnya
Walaupun mendukung aksi penolakan PD Muhammadiyah Kota Makassar, Das’ad mengingatkan untuk tidak melakukan aksi kekerasan.
“Satu lagi: Tidak boleh Anarkis,” pungkasnya.***
