
TOPBANTEN – Ratusan ribu warga Israel turun ke jalan pada Minggu malam, menjadikan aksi di Tel Aviv sebagai salah satu protes terbesar sejak perang Gaza dimulai hampir dua tahun lalu.
Massa menuntut pemerintah segera mencapai kesepakatan pembebasan sandera, dengan sebagian besar survei menunjukkan mayoritas rakyat mendukung gencatan senjata demi keselamatan mereka.
Pesan emosional para keluarga sandera menggema di Hostages Square. Mereka menilai pemerintah gagal menunjukkan keseriusan, bahkan memperpanjang penderitaan dengan memperluas operasi militer di Gaza.
“Jika benar ingin ada kesepakatan, ajukan proposal nyata, jangan hanya janji kosong,” tegas salah satu keluarga.
Meski mendapat dukungan dari banyak sektor swasta dan Presiden Isaac Herzog, aksi ini ditentang keras oleh Perdana Menteri Netanyahu dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, yang menyebut protes tersebut melemahkan posisi Israel dan memberi keuntungan bagi Hamas.
Sebagai bentuk tekanan lanjutan, Hostages and Missing Families Forum mengumumkan rencana mendirikan kamp protes di perbatasan Gaza untuk terus menuntut pembebasan 50 sandera yang masih ditahan
